Daftar Gaji UMP Sulteng

Ketika lulus sekolah maupun kuliah, selain memulai usaha, mencari pekerjaan yakni salah satu pilihan yang paling diminati. Karenanya, berita besaran gaji ump di suatu tempat atau calon daerah pekerjaan yang dituju menjadi target para pencari kerja. Kami akan mengupas tuntas mengenai berapa gaji ump di Sulteng terkini tahun 2021.

Gaji UMP Sulteng 5 tahun terakhir

Tahun Gaji UMP
2021 3.725.000
2020 3.630.000
2019 3.400.000
2018 3.230.000
2017 3.200.000

Istilah Gaji UMP di Sulteng

gaji ump itu apa? UMP yakni singkatan dari Upah Minimum Provinsi, dimana arti UMP ialah bayaran minimum yang berlaku di seluruh wilayah provinsi.

Perbedaan Gaji UMR UMP UMK

Berawal dari keputusan menteri, UMR Tingkat I diubah menjadi Upah Minimum Provinsi (UMP).

Sementara itu, UMR Tingkat II diubah menjadi  Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). UMK adalah singkatan dari standar bayaran minimum yang berlaku di segala wilayah kabupaten atau kota.

Selanjutnya, siapa yang menjadi pengambil kebijakan penetapan upah? Sesungguhnya, baik UMK dan UMP masih sama-sama diputuskan oleh gubernur. Tetapi, untuk penetapan UMK, kepala daerah setempat yakni bupati atau walikota punya kewenangan untuk mengusulkan jumlah bayaran minimum terhadap gubernur.

Sementara bagi kabupaten atau kota yang tidak mengusulkan besaran UMK-nya maka akan mengikuti besaran UMP yang berlaku di provinsi untuk pemberian upah buruh dan karyawan di tempat tersebut.

Gaaji UMP Terbesar di Indonesia

DKI Jakarta diketahui memiliki nominal UMP terbesar se-Indonesia ialah Rp 4.276.349.

Gaji UMP Terendah di Indonesia

Diketahui, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tercatat memiliki UMP 2020 sebesar Rp 1.704.608. Saat ini DIY belum menentukan besaran UMP 2021.

Ump Itu Gaji Pokok atau Take Home Pay?

Prinsip perhitungan Take Home Pay (THP) ialah jumlah dari keseluruhan upah yang dibawa pulang oleh pekerja pada sebuah perusahaan. Rumus menghitung take home pay berangkat dari pengertian upah itu sendiri.

Sebelumnya perlu dikenal secara khusus dahulu bagian upah. Menurut Undang-undang Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 perihal Pengupahan (“PP Pengupahan”) yang membatasi tentang upah minimum dan terdiri atas:

  1. Bayaran tanpa tunjangan;
  2. Bayaran pokok dan tunjangan tetap; atau
  3. Bayaran pokok, tunjangan tetap, dan tunjangan tidak tetap.

Mengacu pada wawasan di atas, amat memungkinkan jikalau besaran bayaran, UMP, dan take home pay, yang diterima oleh pekerja/buruh berbeda-beda berdasarkan ketentuannya masing-masing. Pada dasarnya, upah tak boleh lebih kecil daripada UMP yang ditentukan oleh pemerintah propinsi setempat. Bayaran juga diikat oleh struktur dan skala bayaran yang wajib dijadikan oleh perusahaan. Sementara potongan pada take home pay sungguh-sungguh bertumpu pada peraturan yang sedang berlaku dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).

Undang-Undang Pemerintah Perihal Gaji UMR

Istilah UMR (Upah Minimum Regional) sekarang diganti oleh Upah Minimum Provinsi atau UMP sesuai dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No. Kep-226/Men/2000 perihal Perubahan Pasal 1, Pasal 3, Pasal 4, Pasal 8, Pasal 11, Pasal 20 dan Pasal 21 Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. Per-01/Men/1999 {tentang|perihal|seputar Upah Minimum (“Kepmenakertrans 226/2000”). Pasal I Kepmenakertrans 226/2000 menyatakan:

“Istilah ‘Upah Minimum Regional tingkat I (UMR Tk I)’ diubah menjadi ‘Upah Minimum Propinsi’.

Istilah ‘Upah Minimum Regional Tingkat II (UMR Tk II)’ diubah menjadi ‘Upah Minimum Kabupaten/Kota’…”

Sementara itu, berdasarkan Pasal 89 Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, upah minimum ditentukan setiap tahunnya sebagai jaring pengaman untuk menciptakan kehidupan yang pantas bagi semua lapisan masyarakat, khususnya angkatan kerja Indonesia, dengan pertimbangan dari Gubernur dan Bupati/Walikota, beserta Dewan Pengupahan Provinsi.


Kata Kunci : Gaji UMP Sulteng 2016, Gaji UMP Sulteng 2017, Gaji UMP Sulteng 2018, Gaji UMP Sulteng 2019, Gaji UMP Sulteng 2020, Gaji UMP Sulteng 2021